hmm mau sedikit cerita nih,semacam curhat,berhubung followers cuma gina dan yg tau tumblr ini pun cuma gina,well sorry if this thing bothered you gin:p
okay,lets start this story.
hari ini saya baru baca lg diary jaman dulu,-yap,dulu saya suka nulis diary,sekitar jaman sd sampe smp-terus yaa isinya pasti keluhan anak sd yg pikirannya sangat kekanak-kanakan,dan pas baca,akhirnya sampe lah ke cerita waktu ayah saya sakit sampe meninggalnya. I cried,for sure. dan setelah baca,saya baru sadar,saya ga inget satu pun kejadian setelah ayah saya meninggal,beberapa hari atau bahkan beberapa bulan setelah itu,selama beberapa bulan itu ternyata banyak kejadian yg memang ga pengen saya inget karena dengan menyedihkan ada hal yg terjadi berulang-ulang,yaitu keluarga saya -saya,kakak saya,ibu saya- selalu berantem,we fought like forever,we blamed each other for a small mistakes,we screwed each other up,we cried every night,we wished that this was just a dream,we wanted him to come back whatever it takes,we needed him,we missed him,and we blamed that everything gone wrong because he wasn’t there anymore. it’s true,even until today, we’re still blaming,crying,wishing that all this time he’s still alive,that this is nothing more than just a bad dream,a nightmare,that one day we’ll wake up and live happily like nothing has ever happened.
Fathers, I miss you just like i did all the past years before. How can I live completely without both of you…
5 years already? 5 years have passed and we’re still missing you so much, even more, Dad.
beberapa hari yang lalu, saya, mamah, teteh, kita bertiga tiba-tiba inget tentang bapa, dan nangis, selalu nangis begitu inget kehidupan kita tanpa bapa, mungkin semua orang yg udah ga punya ayah pun bakal melakukan hal yg sama, tapi untuk kita bertiga entah kenapa hal itu terasa sangat berat dan sakit. lalu saat kita lagi membayangkan sesuatu dipikiran kita masing-masing sambil nangis, tiba-tiba mamah bilang, “ga kerasa udah 5 taun, tapi rasanya tambah lama teh malah tambah inget, malah tambah kerasa sakitnya” lalu saya langsung speechless, kata-kata mamah bener-bener menggambarkan perasaan dan keadaan kita dengan sangat jelas. kata-kata itu yang paling tepat menggambarkan perasaan kita selama ini, sejak 13 Januari 2007, sampai hari ini, 13 Januari 2012.
You have to live happily there no matter how hard for us to live without you, we’ll meet you again someday and we’ll live together in a better way that day, we love you Dad, always have and always will :’)